Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terekam CCTV, Pelaku Pencurian dan Perobekan Al Qur’an Milik Masjid Raya Medan Ditangkap

Onlinesumut-MEDAN : Tak kurang dalam tempo 2 jam, pelaku pencurian dan pengerusakan Kitab Suci Al Qur’an milik Masjid Raya Al Mashun, Jl. Sisingamangaraja, Medan pada pagi tadi, Kamis,



13 Februari 2020 sekitar Pukul 06.00 WIB, akhirnya dibekuk petugas Polsek Medan Kota.
Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Edison Isir dalam paparannya kepada wartawan menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku setelah petugas mengenali ciri-ciri pelaku lewat rekaman kamera pengintai CCTV.
“Terduga pelaku bernama Doni Irawan Malay, berusia 41 tahun yang bekerja sebagai buruh bangunan,” ungkapnya di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020).
Dijelaskan Isir, dari hasil rekaman cctv, terlihat jelas sebelum beraksi, pelaku sempat berpura-pura salat. Di saat situasi Masjid sepi, ia lantas mengambil sebuah Al Qur’an dari dalam lemari tempat menyimpan kitab suci yang biasa digunakan untuk mengaji oleh jamaah.
Potongan rekaman cctv pelaku pencurian dan perobekan Al Qur’an di Masjid Raya Al Mashun Medan/foto : ist
“Al Qur’an itu kemudian dibawa pelaku ke kamar mandi dan disitu ia merobek-robeknya menjadi empat bagian. Kemudian lembaran kitab suci yang telah rusak itu dibuangnya di kawasan Jl. Sisingamangaraja sebelum akhirnya pelaku kabur sambil menyeberang jalan,” urainya.
Menurut Isir, pelaku akhirnya bisa ditangkap petugas Polsek Medan Kota, dengan dibantu warga sekitat Kota Matsum.
“Meski dia melakukan kejahatan itu seorang diri, saat ini penyidik meyakini pelaku bukan pelaku tunggal. Kami duga ada pelaku lain yang terlibat dalam aksi merusak Al Qur’an itu. Karena saat ditangkap, petugas ada menemukan uang sebesar Rp770 ribu yang diduga diterima pelaku dari seseorang yang menyuruhnya untuk melakukan aksi tersebut,” tandasnya.
Hingga kini, penyidik Satreskrim Polrestabes Medan masih terus mendalami motif pelaku melakukan perobekan Al Qur’an. Apalagi ini merupakan peristiwa kedua setelah juga terjadi pada 7 Februari 2020 lalu.
Sementara akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 156A KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Posting Komentar untuk "Terekam CCTV, Pelaku Pencurian dan Perobekan Al Qur’an Milik Masjid Raya Medan Ditangkap"